Real Steel
di tahun 2020 ketika tinju manusia tidak digemari lagi maka Michael Kenton, seorang mantan petinju beralih profesi menjadi “pilot” robot petinju. dia kehilangan segalanya termasuk robot terakhirnya ketika Max Kenton, anak kandung yang tak pernah dikenalnya hadir ke dalam hidupnya. lalu dimulailah petualangan bapak-anak ini di dunia tinju robot yang brutal.
Real Steel menggabungkan beberapa resep film yang sudah banyak dibuat: cerita underdog, hubungan bapak-anak, keluarga, tinju dan robot. dalam Real Steel, kisah underdog-nya mungkin digambarkan agak berlebihan tapi semua itu rasanya bisa diterima karena hubungan Michael dan Max sebagai bapak dan anak sungguhlah manis dan menjadi bagian paling oke dari film ini. sifat keras kepala keduanya banyak melahirkan adegan komedi segar buat film ini. ditambah lagi dengan penampilan Dakota Goyo yang cemerlang sebagai anak sebelas tahun yang super tengil. speech-nya di atas ring adalah bagian terbaik dari film ini. membuat saya sempat meneteskan sedikit air mata bahagia
adegan tinju para robot di film ini berhasil meng-KO secara telak Transformers yang penuh ledakan tak berarti itu. hanya ada satu yang masih saya bingung mengenai robot di film ini, terutama sensor peniru gerak milik Atom yang tidak konsisten, terkadang sensornya bergerak seperti cermin tapi kadang juga bergerak seperti bayangan.
ah tapi itu masalah teknis belaka. Real Steel tetaplah film keluarga yang menarik.


Sekarang sudah Kinect dari Microsoft untuk XBOX360,
Gerakin robot kayak gitu kayakx,, bukan hal mustahil lagi di masa depan .. hehe