Andi Purwanto

some memories are best written

2011

Ini bukan tentang kaleidoskop apalagi resolusi, pada akhirnya ini cuma tentang curahan hati.

Boleh dibilang di tahun 2011 hidup saya baru dimulai di Bulan Juni ketika saya mulai untuk pertama kalinya merantau. Ke Jakarta. Sebelum itu saya pun lupa melakukan apa.

Tempat kerja baru. Suasana baru. Teman baru. Kota baru. Kota yang sepertinya tak kan pernah habis diarungi (atau saya belum terlalu berminat mengarunginya hehe). Alhamdulillah Jakarta selalu baik kepada saya.

Meski begitu, selama 6 bulan pertama di Jakarta masih begitu-begitu saja. Kehidupan mayoritas cuma berkisar di antara kost-kantor yang berjarak 10 menit dan tidur — banyak tidur.

Yang tidak baik justru saya sendiri — selanjutnya adalah curhat :) ). Yak, di bagian terakhir tahun ini saya melakukan kebodohan dalam hal percintaan. Kebodohan yang bisa saja akan saya sesali seumur hidup. Semoga tidak. Semoga saya bisa membayar kobodohan itu. Karena sesungguhnya rasa itu masih ada. Ya begitulah.

Yak, pada akhirnya tulisan ini memang sebuah curhat. Selamat Tahun Baru 2012. Tahun di mana zombie apocalypse akan terjadi. Tahun di mana Suku Maya kehabisan sistem kalender. Semoga Tuhan selalu bersama kita. Amin.

Dan kamu bersamaku lagi. Amin.

Dan semoga saya lebih rajin menulis di sini. Saya akan menulis apa saja seperti tidak akan pernah ada yang membaca. Karena kenyataannya memang juga begitu :) )

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 278 pengikut lainnya.